Implementasi Kurikulum Merdeka 2025 Pembelajaran Mendalam yang Bermakna Berkesadaran dan Menggembira

Implementasi Kurikulum Merdeka 2025 Pembelajaran Mendalam yang Bermakna Berkesadaran dan Menggembira

GINTUNGREJA – SD Islam Al-Irsyad Gintungreja terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka 2025, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan Kepala Divisi Pendidikan Yayasan Sosial Al-Irsyad Cilacap, Ustadz Dwi Agus Wahyono sebagai narasumber utama, dengan materi fokus pada pembelajaran mendalam.

 

Pada sesi pertama, Ustadz Dwi Agus Wahyono menjelaskan konsep pembelajaran mendalam yang menjadi inti Kurikulum Merdeka. Beliau menegaskan bahwa pembelajaran mendalam adalah pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran belajar pada siswa agar ilmu yang diperoleh bisa benar-benar dipahami, dirasakan, dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Setelah sesi pertama, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, sholat berjamaah, dan makan bersama. Suasana penuh kebersamaan ini menjadi penyemangat baru sebelum memasuki sesi kedua yang lebih aplikatif.

 

Pada sesi kedua, para guru diajak untuk praktek langsung merancang pembelajaran sesuai semangat Kurikulum Merdeka. Mulai dari menyusun tujuan pembelajaran, memilih strategi yang sesuai, hingga menyesuaikan kegiatan belajar dengan dimensi profil lulusan yang diharapkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru SD Islam Al-Irsyad Gintungreja semakin siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter unggul, santun, dan Islami.