Rapat Pleno SDI Al-Irsyad Gintungreja
Alhamdulillah Kegiatan Rapat Pleno Komite dan Wali Murid SDI Al-Irsyad Gintungreja hari ini Jumat 23 September 2022 berjalan dengan lancar.
Serangkaian acara yg diawali dengan membaca basmallah bersama dilanjut dengan tahfidzul qur'an surat an-Naba oleh ananda Muhammad Abdan Syakuro dan ananda Afifa Fitiya kelas 1.
Setelah itu sambutan kepala sekolah oleh Ustadz Kamsidin, S.Si menyampaikan tentang visi sekolah unggul, santun dan islami. Beliau juga menyampaikan program optimalisasi lomba tahunan yaitu MAPSI, Siswa Prestasi, Popda, dan FLS2N. Dan juga persiapan tahun depan 2023 insya Allah akan ada akreditasi.
Selanjutnya sambutan pengawas dabin 2 korwil Gandrungmangu oleh Bapak Al Maskur, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tentang kurikulum merdeka akan ada 2 raport; pertama raport pelajaran dan yang kedua raport profil pelajar Pancasila. Dan penyampaian 6 dimensi profil Pancasila: (1) Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia; (2) Berkebhinekaan Global; (3) Gotong Royong; (4) Mandiri; (5) Bernalar Kritis; dan (6) Kreatif.
Sebelum menginjak acara selanjutnya ada penampilan tarian wonderland Indonesia oleh kelas 3.
Acara selanjutnya sambutan komite dan juga acara inti yaitu rapat pleno oleh Ustadz Sauqi Ahmad, S.H.I., S.Pd.I. menyampaikan tentang terimakasih kepada ustadz dan ustadzah yang telah membimbing putra putri kita dan penyesuian harga SPP tadinya 45.000,- menjadi 55.000,- merupakan biaya pendidikan termurah di Yayasan Sosial Al-Irsyad Cilacap.
Sebelum menginjak acara selanjutnya ada tampilan dari kelas 4 menyanyikan lagu Berkibarlah Benderaku oleh ananda Alya dan ananda Nurul.
Acara selanjutnya adalah sambutan dari Direktur Eksekutif Yayasan Sosial Al-Irsyad Cilacap dalam hal ini diwakili oleh Ustadz Dwi Agus Wahyono, S.Ag. selaku Kepala Devisi Pendidikan menyampaikan tentang bersedekah atau berbagi dengan yg lain dengan bercerita di sekitar negeri Palestina, Suriah dan Lebanon terdapat Danau Galilea dan Danau Laut Mati, walau sama-sama mendapatkan aliran air dari Sunga Jordan namun kedua danau tersebut sangat berbeda. Danau Galilea mempunyai panorama yang indah, Air hangat Danau Galilea memiliki banyak flora dan fauna yang hidup serta mengalirkan airnya ke sungai yang lain.
Sedangkan danau Laut Mati punya kadar garam yang sangat tinggi sehingga tidak ada satu flora dan fauna bisa hidup di danau ini. Disekeliling danau tersebut juga gersang dan tidak mengalirkan airnya ke sungai namun danau ini punya keunikan yang tidak dimiliki danau lain yaitu manusia bisa mengapung di danau tersebut walaupun tidak bergerak/berrenang.
Apa hikmah bisa diambil dari dua danau yang berbeda nasib ini? Semakin banyak memberi maka semakin banyak manfaat yang kita peroleh. Namun jika tidak mau berbagi maka akan seperti danau Laut Mati.
Kemudian acara selanjutnya adalah lain-lain yang disampaikan oleh ustadz Kamsidin tentang mengurangi interaksi anak-anak dengan HP agar lebih konsentrasi dalam belajar.
Dan terakhir dipenutup dengan hamdallah bersama.